Kenal Dengan Dokter HIPERSEX

Gambar terkait

Seorang Dokter umum yang Hypersex, melakukan skandal sex dengan bidan dan pembantunya di kliniknya. Ingin Tahu kelanjutanya para pembaca ??? langsung saja simak cerita dibawah ini !!!

Aku adalah seorang dokter umum di salah satu klinik di Kota Bandung. Panggil saja Dokter Arif umurku sudah menginjak kepala 5. Istriku seorang ibu rumah tangga biasa, aku mempunyai 3 anak yang sudah berkeluarga dan Cucu ku sudah 5. Aku dokter umum memang dari dulu tidak begitu suka dengan gelar dokter spesialis3

Hingga usiaku semakin senja aku hanya dokter umum biasa dengan segala yang aku punya. Anak-anak yang sukses kehidupan yang sederhana dengan banyak tanah yang aku miliki disini. Aku suka berinvestasi tanah, karena kelak bisa aku wariskan ke anak-anak. Aku juga memiliki rumah yang dekat dengan klinik aku praktek.

Istri dan anak terakhirku tinggal sendiri di rumah yang memang agak jauh dari tempat kerja. Maka dari itu aku memutuskan untuk membuat rumah singgah. Usiaku semakin bertambah jika harus pulang pergi dari rumah ke klinik sepertinya sudah tidak kuat.
Di Klinik aku terkenal seorang dokter yang ganjen, kalau lihat karyawan yang cantik atau sedikit bersolek aku pasti selalu menggodanya. Aku jarang pulang ya wajar kalau aku haus akan seks.

Istriku mengidap penyakit mioma, jika berhubungan seks istriku selalu mengeluarkan darah. Aku nggak tega kalau harus memaksanya untuk terus melayaniku. Aku tergolong hypersex, lihat cewek cantik imajinasiku mulai bekerja. Berhadapan dengan pasien cantikpun aku selalu mengelus-elus penis-ku. Karena memang nggak kuat, gairah nafsuku sangat tinggi.Apalagi kalau ada pegawai baru muda belia pikiranku selalu terangsang. Bahan banyak karyawan yang bilang kalau wajahku ini (wajah mesum.

Aku sih nggak pernah marah orang mau bilang apa, paling aku hanya senyum. Ada seorang pegawai sudah berumur tetapi berpenampilan nyentrik dan seksi. Aku menjalin hubungan yang lama dengan dia. Dia bisa melayani nafsuku setiap saat kalau aku membutuhkan. Namanya Bu Rahma, dia selalu mengenakan batik dres terlihat sangat seksi. Walaupun sudah tua dia terlihat masih kencang kulit putih bersih.

Ya nggak papalah buat pelampiasan nafsu sesaat, selebihnya aku juga sering merasakan daun muda bayar nggak seberapa kalau pas dapet perawan ya bonus tersendiri. Terkadang ada kesempatan aku bisa curi-curi cium pipinya, pegang payudara pun pernah.
Bu Rahma juga memancing gairah sex-ku dengan menggodaku kadang kalau papasan dia memegang penis-ku. Dia kalau sama aku sih pake perasaan emang ada rasa cinta , tapi kalau aku hanya pelampiasanku sesaat.

Banyak waktu di luar rumah jarang ketemu istri keadaan itu mendukungku untuk merasakan hangat tubuh wanita lain.
Kalau bosan dengan bu Rahma aku mencari mangsa ABG di tempat prostitusi. Via whatshap aku biasanya menghubungi wanita-wanita malam itu. Waktu itu hari Sabtu, klinik 24 jam tapi aku hanya visite pasien saja. Aku melihat Bu Rahma masih sibuk banget di ruangannya sepertinya masih ngerjain sesuatu. Aku masuk aja ke ruangannya bu Rahma terlihat terkejut,

“ Kok masih sibuk aja sih Dan.., ” tanyaku.

Panggilan kesayanganku pada Bu rahma adalah (BIDANNE),

“ Belum ni pak masih beres-beres.., ”

Terlihat paha dia yang mulus terbuka, aku mendekatinya. Dia sudah mengerti apa maksudku karena memang sudah berkali-kali dia melayaniku. Kalau siang karyawan sudah banyak yang pulang hanya sift siang saja paling 3 atau 4 orang,

“ Dan..aku nggak tahan deh lihat kamu puasin aku dong.., ” ucapku.

Kemudian Bu Rahma-pun berjalan menuju pintu dan menguncinya. Di sudut sofa dengan ruangan ber AC aku meluapkan nafsuku. Bu Rahma duduk diatas pangkuannku. Rok mininya terbuka terlihat jelas memeknya yang membuat gairah sex-ku semakin membara. Langsung nyosor aja nih bu Rahma, ternyata dia nafsu juga lihat aku. Aku biarkan Bu Rahma terus mencoba membuatku horny.

Penis-ku tegak berdiri mengenai memek bu Rahma. Aahhhhh….. aku remas payudara yang sedikit keriput tapi lumayan besar. Aku terus menciumi puting bu Rahma. Tampak tubuhnya menggeliat nikmat. Aku buka rok mininya aku cium sambil tanganku beraksi. Aku pegang memeknya mencoba membuat semakin horny.

Bu Rahma merasakan kenikmatan hingga terpejam matanya. Terus aku rangsang menciumi bibirnya tanganku tetap bergerak memainkan memeknya. Tak lama kemudian aku buka celana dalam dan pakaiannya. Bu Rahma sudah telanjang tak ada kain yang menutupi tubuh mulusnya. Aku terus memasukkan penis-ku yang tidak terlalu besar ke dalam lubang vaginanya.

Belum sempat masuk bu Rahma sudah masturbasi 3 kali, memek semakin licin nikmaatnya bukan main,

“ ahhhhh terus pak ahhhhh……, ”

Semakin masuk ke dalam rasanya semakin nikmat , keluar lagi cairan dari memeknya. Bu rahma terlihat lemas tak berdaya. Tak lama kemudian keluar spermaku banyak dan kental. Bu Rahma membersihkan sperma yang menempel di penis ku dengan menjulurkan lidahnya, sambil dijilat bersih sperma itu. Bu Rahma memang bernafsu tinggi, menggelamuti penis-ku lama banget,

“ makasih ya dan, kamu memang selalu ada untukku…, ”

“ iya pak.., ” ucapnya sambil memakai pakaiannya kembali.

Waktu cepat berlalu ternyata udah sore banget sekitar jam 5 aku pulang ke rumah. Aku membuka praktek kembali dengan mata yang sudah ngantuk banget. Setiap sore di rumahku ada pembantu yang bersih-bersih dan nganter cucian. Namanya Mak Odah, dia udah lama bekerja denganku.

Aku berjalan ke belakang , di dapur ada seorang wanita yang sedang cuci piring. Dalam hati aku bertanya siapa cewek mungil itu kok nggak biasa mak Odah ngajak temen. Aku hanya melihat dari sudut ruangan tanpa bersuara. Kakinya mulus banget badannya pas seksi lagi. Kaos ketat dan rok di bawah lutut rambut terurai panjang. Aku semakin mendekat,

“ ini siapa ya.., ”

Gambar terkait

“ Maaf ndoro tadi saya nggak bilang dulu asal masuk rumah, Saya Tina anaknya Mak Odah. Kebetulan emak nggak bisa berangkat kerja karena sakit ndoro.., ” , ucap Tina dengan sedikit ketakutan.

“ iya nggak papa santai aja dek, jangan panggil ndoro dong…, ”

“ iya pak.., ”

Mak Odah ternyata punya gadis yang cantik, kenapa nggak dari kemarin diajakin kesini. Aku bergegas masuk ke kamar mandi, tak lama kemudian ada yang mengetuk pintu kamar. Dengan menngunakan handuk saja aku membuka pintu, terlihat Tina membawa tumpukan baju bersih,

“ maaf pak saya nggak tau kalau lagi mandi…, ”

“ masuk aja anggap seperti kamar sendiri,.., ”

Tina masuk ke kamar dengan sedikit wajah malu, aku lihat dia sedang merapikan pakaianku. Pantatnya yang besar montok layaknya perawan,payudara yang masih kencang. Gairah seks semakin muncul. Aku mengelus penis-ku hingga berdiri, terlihat jelas dari dalam
handuk tipisku. Aku mendekati Tina memeluknya dari belakang sangat erat,

“ kenapa pak jangan pak.. jangan pak.., ”

Dia berontak saat aku peluk, tanpa pikir panjang aku menidurkannya di ranjangku.

“ tenang Tina bapak penyayang kok, bakal nyenengin Tina malam ini.., ”

“ apa maksud bapak?tolong pak jangan pak…., ”

Tina menolakku hingga aku makin gemas , aku paksa dia. Pertama aku mencium bibir manisnya aku kecup hingga memerah. Aku buka baju tipisnya aku lihat payudara yang menggantung kencang. Bra dengan motif bunga-bunga aku buka , aku jilat putting susunya. Tina sudah terlihat pasrah dengan wajah ketakutan.

Putingnya besar aku jilati kanan kiri aku remas , Tina merasakan kenikmatan. Dia hanya terdiam matanya terpejam.Aku membuka rok dan celananya. Aku elus memek perawan yang rambutnya masih jarang itu dengan lembut. Aku sangat horny terasa pengen cepat memasukkan penis-ku ke memek Tina.

Aku buka lipatan vagina aku kecup bibir memeknya sampai memerah. Tina basah dan mengeluarkan cairan. Terdengar lirih desahan Tina,

“ aaahh..ahhh.aahhhhhh…, ”

Gambar terkait

Aku terus mengecup bibir vagina menjilat selakangan peawan yang belum di jamah itu. tubuh Tina menggeliat menahan kenikmatan
itu. setelah itu aku menggesekan penis-ku ke memeknya dia semakin mendesah keras,

“ aaaahhhhhhh pak…, ”

Penis-ku coba masuk ke lubang memeknya, ujung penis masuk ke dalam. Karena masturbasi berkali-kali memeknya becek banget jadi sedikit mudah masuk. Masuklah penis besarku ke memek perawan yang indah ini. Aku menggoyangkan pantatku, penis-ku menusuk-nusuk sangatt nikmat,

“ aahhhhhhhhh…ahhhhh…., ”

Tak lama kemudian sperma keluar,

” Crottttttttttttt…. Croooott…. crooooottt…, , ”

Sperma bercucuran di dada Tina , dia hanya terdiam dan terasa lemas. Mungkin ini baru pertama dia lakukan. Aku sangat puas berhubungan seks dengan tubuh perawan, memeknya yang masih keset terasa nikmat. Jarang banget dapet kayak beginian, bayar cewek ABG belum tentu masih perawan. Setelah itu Tina mengenakan pakaiannya, aku memberinya uang 200ribu,

“ ini Tin, buat beli kebutuhan kamu ya besok lagi kalau mau melayani aku aku kasih lebih buat kamu.., ”
Dengan wajah polos Tina menjawab,

“ iyaaa..pak.., ”

Kini aku punya pemuas seks dirumah, lebih hot dari Bu Rahma. Setelah kejadian itu Tina sering datang kerumah. Dia juga bersedia melayani nafsuku, dia juga sudah lihay membuat aku makin horny. Itulah kisahku walaupun usia sudah lanjut tapi nafsu birahiku sangat tinggi. Sekian.

               Bandar Poker dan Sakong Terpercaya untuk mendaftar : Klik disini

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *